TECHNO » Science Hewan Punah, Kesalahan Manusia atau Perubahan Iklim?

detail berita

LONDON – Sampai saat ini sejumlah besar spesies hewan tidak lagi dapat ditemui di muka bumi. Hewan-hewan yang hidup bersama-sama kita itu telah punah. Siapakah yang bertanggung jawab atas kepunahan itu?

Menurut para peneliti, kasus kepunahan mamalia besar yang hidup 10.000 tahun yang lalu seperti badak berbulu, mammot berbulu, kuda liar, rusa, karibou, bison dan musk ox (sejenis sapi yang hampir punah) adalah akibat perubahan iklim sekaligus perilaku manusia.

Berdasarkan studi yang dipimpin oleh Eske Willerslev dari Center for GeoGenetics di Copennhagen University, naik-turun iklim lazim terjadi, mulai dari iklim yang seperti hari ini sampai pada iklim seperti di zaman es. Ketika iklim berubah, binatang bermigrasi ke lokasi lain, mencari tempat yang lebih hangat untuk berkembang. Ketika iklim berubah, hewan bermigrasi ke lokasi yang lebih hangat untuk bertahan hidup. Demikian seperti dilansir melalui IB Times, Kamis (3/11/11).

Selama zaman es populasi keenam hewan tersebut mengalami fluktuasi. Setelah zaman es lewat, cuaca mulai kembali pada kondisi semula. Meskipun begitu, terjadinya ledakan populasi manusia, ruang habitat hewan jadi semakin mengecil. Sampai akhirnya 3 spesies hewan -badak berbulu, mammot berbulu, dan kuda liar mengalami kepunahan. Sementara itu, ketiga spesies lainnya cukup beruntung untuk bertahan hidup.

Selama zaman es, penduduk dari 6 hewan itu berfluktuasi. Dari zaman es, iklim kembali ke apa itu sebelum periode glasial, dan hewan lagi mencari tempat untuk bertahan hidup.

Dengan temuan ini, Eline Lorenzen, dari University of Copenhagen dan penulis pertama studi tersebut, mengatakan bahwa para ahli sekarang akan kesulitan memperkirakan bagaimana respon mamalia terhadap perubahan iklim global di masa depan.

Sedangkan Beth Shapiro, Profesor Shaffer Associate Biologi di Penn State University, mencatat bahwa penelitian yang mereka lakukan kemungkinan masih dapat membantu memperkirakan apa yang akan terjadi pada hewan-hewan yang terancam perubahan iklim dan habitat.

Saat ini penemuan yang sama dapat diamati lewat hewan terancam punah yang kita miliki, selalu terjadinya perubahan iklim dan aktivitas manusia, spesies hewan yang sudah langka dapat terancam kepunahan.

Menurut World Wide Fund for Nature, hewan di pegunungan Alpen, pegunungan Queensland di Australia, dan hutan di Costa Rica memiliki kemungkinan akan menemui ajalnya

Dengan perubahan iklim yang memengaruhi suhu air di seluruh dunia, beruang kutub Kanada yang menggantungkan hidup pada lautan es yang meleleh dan pus sikat yang asupan makanannya berkurang karena menghangatnya air, kini terancam kepunahan.

Perubahan iklim juga menghadapkan panda raksasa China dan orang utan Indonesia pada situasi yang sama. (tyo)

sumber: http://techno.okezone.com/read/2011/11/03/56/524531/hewan-punah-kesalahan-manusia-atau-perubahan-iklim

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: